11 May 2016

Monitor Wattmeter Dengan Trafo Arus (CT, Current Transformer)

Tadinya saya menggunakan wattmeter dengan sistem colokan seperti yang saya tulis disini http://aespe.blogspot.co.id/2013/02/watt-meter-untuk-pengukuran-penggunaan.html,



Tapi ternyata setelah penggunaan hampir 2 tahun, mgkn karena goyang, jadi longgar colokannya, dan si watt meter hangus terbakar, hix hix...



Bisa dimaklum dalam kondisi penggunaan maksimum di malam hari, si wattmeter bisa dilalui 7-8 amper (1400-1600Watt), longgar sedikit akan timbul api dan panas yang pelan pelan merengut nyawanya.

Sebenarnya malas untuk pasang lagi, tapi karena tagihan listrik jebol tembus lebih dari sejuta ta ta ta... terpaksa cari lagi supaya bisa sedikit melakukan penghematan. Untuk mencari penggantinya, saya kapok pakai alat yang sama, jadi cari cari lagi, ternyata di tokopedia ada yang menjual dengan tipe berbeda, https://www.tokopedia.com/gwenled/digital-volt-ampere-watt-energy-meter-1,

Yang saya suka backlight dari monitor ini nyala terus, beda dengan monitor sebelumnya yg harus di pencet tombol menu dulu baru nyala, jadi malam2 bisa terlihat jelas, penggunaan sedang berapa wattnya dari jauh dan gelap2an.



Alat ini menggunakan trafo arus, yang harus dipasang dengan cara seperti diagram berikut

Jadi kawat tegangan utama, harus dimasukkan ke trafo arus atau CT, current transformer, maka alat akan mendeteksi arus, dan daya aktual terkini, tinggal dikalikan tegangan saja, akan muncul untuk diwaspadai terhadap penggunaan beban yang ada.

Dengan cara ini, jauh lebih aman, karena tegangan yang masuk ke monitor, kecil sekali, hanya daya utk aktivasi backlight, dan pengukur arus saja, tidak lebih dari 5watt (bisa tahu karena iseng, saya set si CT utk ngukur arus/daya kawat ke monitor sebelum dipasang ke kawat utama)

Mudah2an dengan begini bisa lebih awet, setting akhir seperti ini, acak2an, yang penting berfungsi, maklum anak elektro instalasi sendiri, function first beauty later lah, hahaha...



Keterangan,
- ohm saklar, untuk pindah dari PLN ke genset kalau mati lampu
- kabel pln dan genset masuk dari bawah
- lampu monitor dan bel dari kabel kiri atas, berbunyi dan menyala pln sudah nyala kembali
- kabel atas kanan masuk ke beban rumah

Semoga aman2 selalu settingnya, aamiiin

No comments:

Post a Comment